Seorang Manusia Yang Bodoh ( A Stupid Man)
Percayakah kamu pada takdir?. Kebetulan di dunia ini bukan sebuah ketidaksengajaan melainkan sebuah rencana yang sejak awal telah dituliskan.
Juga dengan demikian untuk setiap pertemuan, pasti akan datang sebuah perpisahan. Mereka yang datang akan pergi. Setiap kejadian yang terjadi, tak pernah bisa ditebak oleh siapa pun. Mungkin setiap pertemuan telah Tuhan rencana di jauh hari.
Disaat bertemu tak sedikit pun terpikirkan dikepala untuk berpisah selamanya. Siapa yang mau seperti ini, Tak akan ada yang mau seperti ini. Mungkin hanya orang yang konyol mempercayai ini semua dengan kesetiaanya sendiri. Mereka yang selalu berjanji untuk berbagi waktu dan kesempatan.
Tuhan memang menciptakan pola seperti ini bagi manusia. Kalau boleh memilih gue ingin memilih seperti hujan dan awan. Ya, Hujan dan awan yang sudah dipersatukan sejak dulu tetapi takkan pernah berpisah. Tetapi dengan manusia siapa yang tau, Takdir manusia tidak ada yang tau bagaimana kedepannya. Waktu pertemuan dan perpisahan nggak bakalan bisa ditebak...
Juga dengan demikian untuk setiap pertemuan, pasti akan datang sebuah perpisahan. Mereka yang datang akan pergi. Setiap kejadian yang terjadi, tak pernah bisa ditebak oleh siapa pun. Mungkin setiap pertemuan telah Tuhan rencana di jauh hari.
Disaat bertemu tak sedikit pun terpikirkan dikepala untuk berpisah selamanya. Siapa yang mau seperti ini, Tak akan ada yang mau seperti ini. Mungkin hanya orang yang konyol mempercayai ini semua dengan kesetiaanya sendiri. Mereka yang selalu berjanji untuk berbagi waktu dan kesempatan.
Tuhan memang menciptakan pola seperti ini bagi manusia. Kalau boleh memilih gue ingin memilih seperti hujan dan awan. Ya, Hujan dan awan yang sudah dipersatukan sejak dulu tetapi takkan pernah berpisah. Tetapi dengan manusia siapa yang tau, Takdir manusia tidak ada yang tau bagaimana kedepannya. Waktu pertemuan dan perpisahan nggak bakalan bisa ditebak...
Comments
Post a Comment